Jumat, 30 April 2010

KEBIMBANGAN HATI

Ada sebuah kebimbangan yang mengusik perasaan hatiku
yang secara tiba-tiba dan tak ku sangka hadir
memaksa dan mendobrak pintu hatiku,
ingin aku memaksanya keluar dan menjauh dari pintu hatiku...
namun aku tak berdaya..
daya pesona yang datang dengan desiran angin,
menghembus perlahan ke dalam relung hatiku...


Sebuah pilihan yang sulit...
ingin aku memintanya menjauh dari sisi ruang hati ini
namun kekuatan aura yang misterius dan kuat mengikat benang rasa itu untuk mengukuhkan keinginan itu...

Apakah ada pilihan yang harus aku jalani..
Haruskah hati ini terpecah...
Haruskah perasaan ini menghantui malam-malam ku
Kenapa harus ada pilihan...
Kenapa harus ada pendustaan..
Kemunafikan hati kenapa harus hadir di kehidupan sekarang..

Haruskah kujalani semua ini....
Benarkah cinta itu pilihan...
Bukankah cinta itu kebahagiaan...

Tuhan.... jangan beri aku pilihan...


Kamis, 29 April 2010

Mencari Kebahagiaan Hidup


Kebahagian manusia ada bila ia bisa membuka mata hatinya, dan menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti dan menyadari betapa ia dicintai. Manusia bisa bahagia, bila ia mau membuka diri agar orang lain bisa mencintainya dengan tulus.



Kebahagian manusia tidak dapat hadir karena tidak mau membuka hati, dan berusaha meraih apa yang tidak dapat diraih, terlalu memaksa untuk mendapatkan segala yang diinginkan, tidak mau menerima dan mensyukuri apa yang ia miliki.

Keegoisan manusia yang menyebabkannya menjadi buta, keegoisan dan hanya memikirkan diri sendiri yang menyebabkan manusia tidak sadar bahwa ia begitu dicintai, tidak sadar bahwa saat ini apa yang ada adalah baik untuknya.

Begitu banyak sahabat yang begitu mencintai, tapi karena terlalu memilih, menilai dan menghakimi sendiri, justru sahabat sejati menjadi semakin jauh. Terlalu memilih sahabat membuat manusia tak dapat menyadari di depan mata ada sahabat sejati yang dibutuhkannya.

Tiap-tiap manusia memiliki arti dan peranan masing-masing, semua berbeda. Tidak ada yang memiliki arti yang sama persis. Punya peranan dan kelebihan disatu hal, tidak harus memiliki peranan dan arti dalam hal lain. Dicintai oleh satu orang belum tentu disayang oleh orang lain.

Kebahagiaan bersumber dari dalam diri sendiri, jangan berharap dari diri orang lain, karena orang lain dapat mengkhianati. Kebahagiaan ada bila bisa menerima diri apa adanya, mencintai dan menghargai diri sendiri, mau mencintai dan menerima orang lain.

Percaya kepada Tuhan, bersyukur bahwa manusia selalu diberikan yang terbaik sesuai yang diperbuat manusia itu sendiri. Tak perlu berkeras hati, Ia akan memberi di saat yang tepat apa yang manusia butuhkan. Tidak harus saat ini, masih ada esok hari. Seperti yang sedang teralami, mendapat suatu cobaan dan kesusahan adalah jalan untuk dapat melihat kebahagiaan “menikmati kebahagiaan dalam kesusahaan hati”.